Bay Walk

Libur panjang di akhir Maret 2014 kami ‘menemukan’ tempat  nongkrong yang cukup cozy yakni BayWalk Mall.

Awalnya karena Piko janjian sama customer di mall ini, dia langsung foto- foto pemandangan disana dan kirim via bbm ke saya. Kalimat pelengkapnya gini  ” keren deh neng, aku berasa jadi Nuh. Next wiken kita ajak anak-anak kesini”

Next wikennya berangkatlah kami kesana, ternyata Baywalk ini bersebelahan dengan muara karang tempat makan seaafood itu loh ( yahh kalau murka mah dulu saya sering kesini.. Maklum semenjak jadi penduduk tangerang saya jarang nyaba kota nih).

Saat kami kesana cuaca mendukung banget, mataharinya lagi teduh. Ditambah angin laut yang sepoi – sepoi bikin krucils betah disini.

women on top....hihi

women on top….hihi

aura,el dan 2 orang sepupunya

aura,el dan 2 orang sepupunya

 

Pemandangan sedikit terganggu, karena masih ada aktivitas reklamasi.

pemandangan ini yang piko bilang bikin kita berasa jadi nabi Nuh

pemandangan ini yang piko bilang bikin kita berasa jadi nabi Nuh

Pemandangan apartemen diujung pantai tersebut membuat perasaan saya campur baur antara terkesan dan miris. Terkesan karena ciptaan manusia bisa begitu Indah tapi sekaligus miris karena kok malah saya merasa rekayasa keindahan yang seperti ini justru yang membuat keindahan bumi tua kita terasa semu/artifial.

 

Apalagi kalau lihat foto yang ini

konstruksi mall dan apartemen yang belum selesai

konstruksi mall dan apartemen yang belum selesai

Duuuuh kesannya manusia itu JUMAWA bangets 😦

Over all, Baywalk lumayan lah buat alternatif liburan akhir minggu. Kita dapat suasana mall yang sedikit berbeda karena pemandangannya yang langsung laut luas.

Kurang lebih empat jam disini saya cuma keluar uang buat makan..

Bandar Jakarta

Bandar Jakarta

 

bandar jakarta

bandar jakarta

 

Catatan kecil :

– Parkiran di basement Baywalk agak berbau amis, mungkin karena dekat pantai

– Mushola Baywalk terletak di lantai 1. Recomended karena bersih dan terawat ( mungkin karena jarang ada yang pakai kali ya?? hihi)

– Oh ya ada fish pond kecil di pelataran Mallnya seperti ini :

kolam ikan

kolam ikan

 

kolam kecil

kolam kecil

 

Besok kalau kesini lagi saya bakal bawa buku…seru kayanya kalau baca ditemani hembusan angin pantai.

 

Alhamdulillah.

Iklan

Dunia Fantasi (April 2013)

Belum sempat nulis tentang liburan ke Lembang dan Pantai Anyer beberapa minggu lalu, Kali ini kami menghabiskan wiken di Ancol.

Pademangan-20130406-00676

Aura’s first vending machine

Masuk ancol melalui gerbang utama kami langsung jalan lurus ke Ecopark. Suasana di dalamnya sangat sejuk dan relaxing, ecopark juga dilengkapi beberapa permainan outbond untuk anak seperti flying fox, jembatan gantung dan berjalan diatas tali2. Karena dari rumah belum sempat sarapan langsung kami menuju salah satu resto yang ada di depan gerbang utama. Sayangnya pas kami datang ternyata resto itu baru siap-siap (padahal sudah jam 10an loh), karena mereka belum ready akhirnya kami pesan roti bakar saja. Sempat kaget liat pricelistnya masa teh tawar 8 ribu tapi pas liat penampakannya yang ternyata berukuran jumbo jadi worthed lah…Entah karena baru baru buka atau memang pelayanannya kurang bagus. Untuk menghidangkan pesanan kami yang cuma roti bakar itu butuh setengah jam lebih ( keburu kenyang deeh). Habis makan kami berjalan-jalan di sekitar taman, melihat banyak orang yang bersepeda piko langsung nyesel..”next time kalau kesini lagi kita bawa sepeda yuuk”katanya.

Pademangan-20130406-00683

Pikonya tegang.heee

Kami pun berjalan kaki menuju tempat tujuan semula yakni Dufan.Sempat ragu sebenarnya ke sini karena kami merasakakak dan adik masih terlalu kecil untuk permainan-permainan di Dufan. Benar kan dari sekian banyak wahana yang ada disana hanya beberapa saja yang kami masuki.

Aura yang sangat suka dengan Padle Pop, kegirangan ketika mengetahui ada wahana padle pop di Dufan. shadow master

yeay foto dengan padle pop

 

Menjelang pulang kami menyempatkan untuk menyaksikan salah satu wahana terbaru di Dufan yakni Treasure land Temple Of Fire.Secara keseluruhan pertujukannya saya kasih nilai lumayan lah..hanya saja karena antrian yang tidak child friendly (dorong-dorongan) dan persiapan pertujukan yang membuat kita terbengong-bengong dan kegerahan cukup lama membuat kami sedikit terganggu.

.temple of Fire

Sore menjelang tak terasa kami sudah menghabiskan waktu hampir seharian di Ancol.Tadinya Kakak minta untuk mampir ke Pantai juga (semenjak ke Anyer jadi tergila-gila sama pantai) tapi karena langit mendung dan hujan mulai turun membuat kami mengurungan niat.

Sebagai Info tiket masuk dufan per 2013 sbb:

Senin s/d Jum’at : Rp125.000

Hari Libur             : Rp.250.000

Datang di hari libur dengan pasukan full termasuk Si Mba cukup menguras kantong kami*, tapi lihat senyum bahagia anak plus wawasan yang didapat cukup setimpal.

Alhamdulillah.

* Mudah2an masih ada sisa uang buat bayar tukang pijit.hehe

 

 

.