(not) Good Mom

23.06… Piko, Aura dan El sudah tidur.

Saya masih termenung dalam kamar dengan perasaan yang campur aduk antara marah,sedih dan rasa sesal.

2-3 jam yg lalu,saya bukan ibu yang baik. Saya menyakiti lahir dan batin anak saya..aura.

Sepulang kerja pembantu saya memberitahu kl kakak pergi ke rmh neneknya (kebetulan rumah kami cukup dekat).

Karena sudah sampai rumah segera saya bbm piko untuk menjemput,namun sayangnya dia tidak pulang cepat. Namun piko sudah meminta omnya aura untuk mengantar pulang.

Magrib berganti isya..belum ada tampak kepulangan Aura.

cemas,jengkel dan PMS

cemas karena besok masih hari sekolah, karena kakak belum belajar,belum makan ketika berangkat di rumah. Cemas, karena sekolah Aura cukup berat (secara fisik, berangkat subuh pulang sore) .

Jengkel karena semenjak pulang kerja el juga rewel dan cengeng. Sehingga saya tidak bisa menjemput kakaknya.

Lalu terjadilah…

Begitu aura sampai rumah meledaklah amarah saya.

Tone suara yang tinggi, kata kata yang menusuk.

Saya tunjuk keningnya,saya pukul pipi dan pantatnya.

Ya Allah saya tidak dapat membayangkan seperti apa Aura menandang saya saat itu. Pastinya saya lebih menakutkan ketimbang perubahan dr Banner menjadi hulk.

Bukan bukan pukulan yang menyakitinya karena semarah apapun pukulan saya tidak pernah menggunakan tenaga full ( anak saya sering menertawakan pukulan maupun cubitan saya) .

Kata kata sayalah yang saya yakin mencabik jiwanya.

Saya tau tapi tetap melakukannya (untuk kesekian kalinya…)

SUSAH sangat menjadi orang tua…saya ingat ada seorang teman yg bercerita karena sering dipukuli waktu kecilnya, ketika besar untuk sekadar bercerita ataupun bersandar (bermanja manja) saja dia merasa aneh dan sungkan.

Meski ketika besar teman saya itu akhirnya tau penyebab ibunya sering memukul.

Saya tidak mau itu terjadi pada hubungan kami, saya mau anak anak tau kalau saya mencintai mereka.

Aura ..El mama minta maaf jika dalam menjadi ibu masih jauh dari sempurna.

Ya Allah tolong bantu saya…

 

 

 14 april 15

menulis sambil memandangi Aura dan El

 

Little Things That Make Me Happy ( n Grateful!)

Dear Aura dan El,

Miko berharap (dan mendoakan) ketika kalian besar nanti dan menjalani hidup sebagai orang dewasa, kalian akan bisa mensyukuri hal-hal kecil yang terjadi dalam hidup sehingga kalian akan selalu bahagia (Aamiin).

Here are things that make  me Happy

( diurut berdasarkan ingatan bukan bobot kebahagiaan dan akan terus bertambah)

1. Lahir sebagai muslim ( mudah2an  meninggal sebagai muslim juga)

2.Dibesarkan di keluarga yang utuh oleh orangtua yang lengkap

3. Berkesempatan untuk sekolah.

4.Diterima kerja

5. Menikah ( Menikah itu ibadah..mendapatkan jodoh yang baik berkah)

6.Punya Anak ( secute aura dan el..mudah2an bisa jadi kebanggaan dan kunci surga miko piko)

7.Punya kantor deket rumah ( pergi pulang masih lihat matahari..semales apapun berangkat tidak akan terlambat)

8.Lihat Aura dan El yang selalu akur dan saling jaga sejak kecil

9.Lihat Piko bercanda sama anak – anak

10. Punya suami yang bisa bikin istrinya batal marah  walau dalam keadaan sejengkel apapun.

11.Meski ngga pernah merasakan sholat yang khusuk..tapi selalu bahagia bisa ‘ngobrol’ sama Allah

12.Sehat

13. waktu Aura pertama kali bisa bicara kata-katanya “IBU”

14. Gandengan tangan sama aura kalau lagi tidur ( kalau pegang tangan kakak ..miko tidurnya ngerasa aman..lucu yaa padahal kan seharusnya miko yang jagain kk)

15. Sneak out malam2 sama piko, nyari makanan kaki lima kalau anak – anak sd tidur.

16. Nyemil Chiki

17. Punya waktu sendiri untuk baca ( atau nulis) tanpa diganggu

18. Nyam Es Salju di Pasar Baru

19.Eyelash kissesnya piko ( cuma miko yang punya)

20. Gibig – gibig ( ciuman idung/gesek gesek idung) sama aura dan el

21. Kalau bisa bayar kreditan sebelum jatuh tempo.hee

22.Menghayal

23. Ditelpon teman.

24. Kalau masak dan makanannya habis dimakan.

25.Doin somethin new..

26.

And so on…

Anak- anakku:

“Set your goals high but never your standart of happiness”.

Nikmatilah setiap hal hal kecil dalam hidupmu,syukurilah.Inshaa Allah bahagia slalu.

Note: eh itu quotes ori by emakmu ini looh

 

 

Officialy Ompong

Setelah otek beberapa hari lamanya, akhirnya gigi seri bawah Aura copot juga pada tanggal 5 Mei lalu.

 

 

gignya imut .....

gignya imut …..

 

 

Pada saat awal otek Aura sempat terkesan agak cemas, Dia menelpon saya sepulang sekolah dan mengadu bahwa gigi bawahnya goyang dengan nada yang sedikit ketakutan. Di telpon saya tanya, “apakah aura baru saja jatuh atau terbentur” ? “Dia bilang tidak dan meyatakan bahwa giginya otek begitu saja”. Sepulang kerja saya cek giginya dan saya beri penjelasan bahwa itu hal yang wajar terjadi di usianya. Ohya tak lupa saya tunjukan beberapa video di You tube yang berkaitan dengan gigi tanggal pada anak- anak.

Ada  satu video yang menarik perhatian aura dan ingin dicobanya. Karena saat menonton saya bercerita bahwa ketika kecil setiap gigi otek saya tidak mau ke dokter gigi dan lebih suka dipasangkan benang lau saya tarik – tarik sambil tiduran.

Syukur tidak harus pake proses seperti diatas, gigi aura tanggal dengan sendirinya 🙂 🙂

 

 

Oh ya sedikit informasi tentang gigi hasil penjelajahan saya di google :

Definisi :

Gigi adalah bagian keras yang terdapat di dalam mulut dari banyak vertebrata (sumber mas wiki:http://id.wikipedia.org/wiki/Gigi)

Jenis :

Gigi

Pada manusia dapat ditemui 4 (empat) macam gigi yang terdapat pada mulut disertai dengan arti definisi dan pengertian yaitu :
1. Gigi Seri
Gigi seri adalah gigi yang memiliki satu akar yang berfungsi untuk memotong dan mengerat makanan atau benda lainnya.
2. Gigi Taring
Gigi taring adalah gigi yang memilki satu akar dan memiliki fungsi untuk mengoyak makanan atau benda lainnya.
3. Gigi Geraham Kecil/ Molar
Gigi graham kecil adalah gigi yang punya dua akar yang berguna / berfungsi untuk menggilas dan mengunyah makanan atau benda lainnya.
4. Gigi Geraham
Gigi geraham adalah gigi yang memiliki tiga akar yang memiliki fungsi untuk melumat dan mengunyah makanan atau benda-benda lainnya.
Info lebih lanjut tentang Macam, Jumlah dan Waktu tumbuh dan tanggal gigi saya dapat dari blog dokter cantik disini

Macam Dan Jumlah Gigi
Secara garis besar, gigi itu ada dua macam yaitu gigi susu dan gigi tetap. Gigi susu merupakan gigi yang tumbuh pada usia 6-30 bulan dan akan tanggal pada usia 6-12 tahun dan digantikan oleh gigi tetap.

image

Gigi susu terdiri dari 8 gigi seri, 4 gigi taring dan 8 gigi geraham (molar) sehingga totalnya ada 20 gigi.

image

Pada gigi tetap terdapat 32 gigi, 8 gigi seri, 4 gigi taring, 8 gigi geraham kecil (premolar), dan 12 gigi geraham (molar)*.

Kalau fungsi-fungsi dari berbagai bentuk gigi itu masih pada inget kan?
*Pelajaran SD*

Waktu Tumbuh Gigi Susu dan Gigi Tetap
Gigi itu tumbuh semacam ada urutannya. Untuk gigi susu yang paling pertama tumbuh adalah gigi seri rahang bawah sedangkan untuk gigi tetap gigi geraham yang paling pertama tumbuh. Periode gigi tetap dimulai sekitar 6-7 tahun, sayangnya saat umur segitu anak-anak kebanyakan masih belum telaten ngurusin giginya dan orang tua belum tentu peduli, jadi gak jarang gigi tetap ada yang udah keburu rusak pas masih SD. Sayang banget. 😥

image

Kalau lihat dari tabelnya sih Aura sesuai masa ya…

Meneruskan tradisi saya ketika kecil  yakni mengumpulkan gigi tanggal, saya juga menyimpan gigi aura dalam kotak sebagai kenang- kenangan.

Aura sempat protes karena ‘teteh’ di rumah keburu ngajarin dia kalau gigi bawah tanggal harus dilempar ke atas supaya tumbuh (mitos yg juga dulu saya lakukan siiih.hehe). Saya teteup kekeuh supaya giginya disimpan di kotak ( Hak prerogatif EMAK .wkwkw) Walaupun akhirnya koleksi gigi saya itu hilang entah kemana ketika pindahan rumah, well setidaknya kalau punya Aura hilang dia punya tulisan ini sebagai kenangan.

Selamat Ompong kakak…semoga gigi tetap yang tumbuh nanti sehat dan bikin kakak tambah cantik.

Satu step kehidupan lagi telah kau lewatin nak.. Alhamdulillah. 

Kejang Demam, cerita sedih tentang Elfath

Sedih juga sebenarnya, tulisan pertama saya tentang El di Blog ini adalah cerita tentang dia yang terkena kejang demam. Orang umumnya menyebut kejang demam ini sebagai stuip ( biasa dibaca step). Berikut sedikit pengetahuan yang saya dapat dari dokter- dokter yang merawat El bbrp waktu lalu ditambah hasil baca – baca saya pada beberapa media :

Penyebab

Kejang demam umumnya terjadi karena adanya kenaikan suhu tubuh yang tinggi ( >38 derajat celcius), Nah demamnya sendiri bisa disebabkan oleh berbagai hal ya…kalau El karena infeksi ( ketika cek darah ternyata eritrositnya tinggi sekali sampai 18ribu).

Siapa saja yang rentan ?

Umumnya bayi dan anak usia 6 bulan – 5 tahun. Ada beberapa pendapat laki- laki lebih rentan dibanding perempuan. Dokter saya bilang kalau sudah pernah terkena kejang demam harus tetap waspada sampai dengan umur 5 tahun.

Jenis kejang demam

Bila kita membawa anak kejang demam ke dokter hal pertama yang akan dokter tanyakan adalah kejangnya terjadi berapa lama , berapa kali dan apakah sudah pernah kejang sebelumnya?

pertanyaan itu mengacu ke pembagian jenis kejang demam sbb

– Kejang demam sederhana

Dokter saya bilang kejang demam sederhana terjadi dibawah 5 menit namun beberpa tulisan yang saya baca mengatakan apabila dibawah 15 menit masih termasuk kejang demam sederhana. Selain itu kejang tidak berulang dan biasanya akan berhenti sendiri.

– Kejang demam Kompleks

Kejang demam Kompleks adalah kejang demam yang lama > 15 menit dan berulang dalam jangka waktu 1×24 jam. Kejang demam Kompleks bisa beresiko pada kecacatan atau kelainan neurologis. kebetulan ada beberapa anak yang saya kenal mengalami sedikit gangguan bicara karena pada waktu kecilnya mengalami kejang demam yang kompleks. Ada anak yang suaranya terdengar seperti cadel / pelo sampai ada juga anak kenalan saya mengalami kekakuan di otot lidahnya sehingga tidak bisa berkata- kata.

Penanganan

Terus terang pada saat El terkena step saya dan suami benar – benar nge blank. Jantung kami serasa copot melihat El menggelepar, terlebih ketika secara cepat bibir dan mukanya berubah warna menjadi ungu ( haduuuh menulisnya saja membuat saya ingin menangis). Syukurnya kami melakukan hal yang benar dalam menanganinya, setidaknya seperti pada beberapa panduan yang saya baca setelah kejadian. Panduan kok dibaca setelah kejadian….hmm..tepok jidat.  Setidaknya kami bisa lebih prepare kelak ( jangan sampai kejadian lagi juga siiih)

– Hal pertama yang perlu dilakukan adalah tetap tenang ( menurut panduan, tapi kenyataannya susaaaah sekali).

– Bebaskan anak, dalam artian jangan tahan gerakan kejangnya ( orang tua kemungkinan akan cenderung untuk mendekap erat anakanya), namun perhatikan juga hal – hal yang mungkin bisa menimbulkan bahaya. Disarankan untuk meletakkan anak di tempat yang nyaman dalam keadaan miring,melonggarkan pakaiannya dan jangan memasukkan sesuatu apapun kedalam mulutnya. Kami melakukan sedikit kesalahan karena memasukkan sendok dalam mulut El, menurut dokter lidah anak tidak akan tergigit ketika kejang. Jangan pernah memberi anak minum baik air putih maupun obat pada saat dia kejang, hal ini malah akan menghalangi oksigen masuk ke dalam dirinya.

– Bila sudah memiliki persediaan Stesolid / Supos ( obat kejang yang diberikan lewat anus ) agar dapat segera diberikan.Bila tidak kompres anak dengan air hangat. Ingat yaa air hangat bukan air dingin apalagi pakai batu es. BIG NO NO

– Segera bawa anak ke dokter atau rumah sakit terdekat.

– Observasi anak selama 24 jam kedepan waspada terhadap kejang susulan. Ibu – bapak yang bekerja lebih baik minta cuti deh sama pak/ bu bosnya.

 

demikian sharing dari saya, mudah- mudahan bermanfaat. Sambil berdoa agar anak- anak saya (khususnya El) tidak mengalami kejadian ini lagi. Aamiin

 

personal note :

Hari itu tanggal, jam 10 malam kami masuk ke kamar.Piko bilang badan el panas namun karena sudah tidur dan terlihat nyenyak kami tidak membangunkannya.Skitar jam 1 malam el bangun, sedikit gelisah namun tetap bercandaan dengan piko. el berulang kali ingin menduduki kepala piko. Mumpung bangun miko memberikan sanmol namun belakangan diketahui dosisnya terlalu kecil ( Untuk anak yang berukuran badan besar dosis obat disarankan dilebihkan dari dosis umurnya). Karena dosis yang kekecilan ini akhirnya ketika bangun jam 4 dan digendong piko tiba – tiba El kejang. Kami panik sekali, dengan sepeda motor kami berusaha membawa El ke klinik terdekat. Gelap malam, udara subuh yang dingin ditambah El yang terkulai lemas di gendongan saya dan matanya yang putih semua membuat saya merasa kehilangan separuh nyawa saya. Masih tetap sadar bahwa sedang di motor bukannya dimobil saya tidak berani melaporkan keadaan el kepada piko yang sedang memacu motor kencang2. Hanya nama Allah saja yang keluar lirih dari mulut saya ( otak saya sudah berpikir yang tidak – tidak bahwa saya akan kehilangan El).

Tak puas dengan penanganan klinik, kami segera membawa El ke rumah sakit, sampai Rs El hanya diobservasi kurang lebih 2 jam lalu kami disuruh pulang.

Karena seharian panas el tidak turun kami pun membawa El ke rumah sakit lain untuk dirawat dan diperiksa dengan seksama. Kurang lebih 3 hari El dirawat sampai akhirnya diperbolehkan pulang.

 

 

 

Kakak yang suka menulis surat

Salah satu ajaran baik yang diterapkan orang tua saya dalam mendidik anak adalah mereka mendorong anak-anaknya untuk dapat mengutarakan pikiran/pendapatnya. Kami dapat mengungkapkan apapun kepada beliau bahkan ketika pikiran dan pendapat kami bersebrangan dengan papa-mama. Walaupun suami saya datang dari keluarga yang orang tuanya otoriter kami sepakat untuk menerapkan hal ini dalam keluarga kecil kami.

Maka mulailah kami membiasakan anak kami untuk berpendapat, yang pertama yang kami lakukan adalah memberikan Aura hak untuk memilih sejak dia bisa berbicara. Mulai dari hal- hal kecil seperti memilih makanan, mainan atau barang- barang yang ingin dimilikinya. Setiap kali memberikan pilihan saya selalu berusaha menjelaskan terhadap hal-hal yang dipilihnya, tentang plus dan minus dari setiap pilihan.

Contohnya : Ketika jalan – jalan ke mall dan aura ingin membeli buku, saya akan membiarkan dia untuk pilih- pilih sendiri buku yang akan dibelinya. Biasanya beberapa saat kemudian dia akan membawa setumpuk buku dan menghampiri saya..”Aura boleh beli ini mah ?”. Bila terlalu banyak saya akan suruh sortir lagi buku-bukunya. Untuk memudahkan dia mensortir biasanya saya akan memberitahukan tentang harga buku dan apakah Aura sudah memiliki buku yang yang serupa di rumah. Misalnya, ada satu buku yang mahal katakanlah BUKU A (yang menurut saya tidak setimpal dengan harganya, saya akan bilang kalau beli BUKU A aura bisa beli BUKU B yang seperti itu tiga buah. Biasanya kakak akan termenung sebentar, ada kalanya dengan cepat ia membeli BUKU B karena bisa beli banyak namun kadang juga dia akan bertahan memilih BUKU A. Bila tetap memilih BUKU A biasanya akan saya tanya sebabnya, saya biarkan dia berargumen. Kalau Argumennya bagus dan dapat diterima saya akan membelikannya BUKU A tsbt.

Ketika memutuskan untuk mengajarkan anak agar berani mengungkapkan pendapat, kami sadar konsekuensi yang akan kami terima.

Pertama, Bagi sebagian orang cara kami ini sedikit janggal, orangtua akan terlihat tidak ‘berkuasa’. contohnya ada beberapa baju dan sepatu Aura yang saya beli tidak pernah dipakai sekalipun hanya karena saya tidak meminta pendapatnya.(Sedih ya….Selain sayang uang, menurut saya baju dan sepatunya lucu loh).

Kedua, apapun itu proses pengambilan keputusan akan melalui jalan yang panjang. karena melalui proses diskusi dulu. Tidak seperti pada sebagian hal yang dilakukan orang tua yang menjadi pemegang keputusan tunggal. Mereka tinggal menurunkan titah sakti yang harus dituruti anaknya.

Walaupun sedikit ribet dan turun pamor, kami rela menggambil konsekuensi ini. Karena setiap keputusan yang dihasilkan akan menjadi komitmen bersama dan tidak ada pihak yang salah-salahan. Seperti ketika memilih Sekolah Dasar beberapa waktu lalu saya ajak Aura untuk mensurvei tiap-tiap sekolah, memunjukkan plus minusnya. Sehingga saya berharap kelak ketika menjalani sekolahnya Aura akan menjalani dengan sepenuh hati karena sekolah itu adalah hasil pilihannya.

Nah akhir-akhir ini semenjak kemampuan menulisnya berkembang baik, Aura mulai suka mengungkapkan perasaan dan pendapatnya dalam bentuk tulisan. Beberapa beberapa surat-surat pendek mulai dibuat olehnya..

Seperti dibawah ini :

surat aura 1

Surat Diatas kami dapat ketika kami habis mengajak aura liburan.

surat aura 2

Aura membuat sendiri kartu ucapan ulang tahun untuk temannya

atau ketika Aura sedang mengerjakan PR dan menuliskan tanggal, si mba menggodanya berkali-kali bahwa ini bulan tiga iso Maret.Merasa kesal Aura pun meneriaki mbanya. Sebagai informasi di rumah kami sebisa mungkin ‘tone’ tinggi dihindari.

Pagi2nya Aura langsung memberikan ini ke si mba

Jati Uwung-20130328-00669

Apapun medianya kami senang kakak sudah bisa mengungkapkan apa yang dirasakan dan dipikirkannya. Alhamdullilah.

Aura dan Pohon Pepaya

Salah satu kesukaan saya di waktu luang adalah berkebun. Biasanya saya berkebun kalau lagi ngga punya uang buat ngemall ( hehe). Tapi ciyus nih saya menemukan kenikmatan tersendiri kalau berkebun.Kalau sedang menanam saya merasa seperti lagi orang yang lagi pakai ectasy (haiyaaah gaya kaya udah pernah nyoba aja), asyiik sendiri maksudnya

Cukup banyak tanaman yang ada di rumah kami,coba saya  list yaa:

Tanaman Buah : Pohon Dewa, Jambu Cingcalo (yang ini super manis), belimbing buah, belimbing sayur (yang ini mudah2an jadi ladang sedekah saya karena banyak yang minta.hee), srikaya, kelengkeng dan sirsak (dua-duanya belum pernah berbuah).

Tanaman Bunga: Lilin mas,melati, Bakung, Bunga udel (?), jengger Ayam,Kumis kucing dan ada beberapa tanaman lainnya yang tidak berbuah maupun berbunga.

walaupun rumah saya cukup banyak tanaman tapi hampir 90%nya adalah warisan ibu saya.hehe. Pernah denger ngga kalau menanam itu tergantung tangan ? Ada yang bilang kalau tangannya dingin nanam apa aja biar asal-asalan pasti langsung tumbuh. Entah benar atau tidak, walaupun suka berkebun saya jarang berhasil dalam hal tanam – menanam. Boro- boro bisa berbuah/ berbunga yang sukses tumbuh subur aja jarang ( hiks…). Karena jarang sukses proses berkebun terutama menanam pasti jadi ritual yang sakral bagi saya, selama berkebun saya pasti komat kamit berdoa dan ngajak ngobrol tanamannya. Berdoa ?? Ngajak  ngobrol tanaman?? Yang ini saya tiru dari kebiasaan ibu saya, dulu ibu setiap mau ambil buah/ bunga hasil kebun pasti baca doa. Almh bahkan suka say hello sama tanaman- tanamannya.

Nah akhir – akhir ini Aura juga suka nimbrung kalau saya sedang berkebun. Mau tau apa yang bikin dia tertarik ? Cacing! Pasti dia tanya “Mah, ada cacingnya ngga?” Kalau ada pasti dia ambil pake sekop trus dia tunjukin ke si mba , biasanya si mba langsung ngibrit. Seneng banget dia ngegoda mbanya. Aura juga mulai saya kasih tugas untuk menyiram tanaman sebagai latihan baginya untuk belajar bertanggung- jawab.

Sejak awal tahun ini kami punya tanaman baru di rumah, yakni pohon pepaya California. Asli hasil karya sendiri bukan warisan dari ibu. Awalnya dari keisengan sehabis mengupas pepaya, saya mengajak Aura untuk menyebar bijinya di hal depan rumah. Sambil biji disebar berdoalah kami supaya kelak bijinya tumbuh. Berminggu – minggu setelahnya saya sudah tidak ingat sampai si mba memberikan laporan bahwa di halaman tumbuh beberapa pohon pepaya. Sambil kegirangan saya meminta mba untuk memindahkannya ke halaman luar pagar supaya bisa tumbuh. Lalu saya lupa lagi.hehe. Sampai suatu saat Aura menyampaikan  pada saya bahwa pohon pepayanya berbuah. Senangnyaaaaa!! Aura bertanya apakah sudah bisa dipetik untuk dimakan? Saya bilang tunggu sampai kulitnya semu merah. Maka menunggulah Aura…Kemudian apa?? Pepayanya dicuri!! Buah pepaya yang dinanti Aura hilang satu persatu. Geramlah Aura…Sampai hari ini sepulang kantor saya menemukan tempelan di Pohon kami :

Pohon pepaya aura

Masih belum jelas ? Saya zoom ya tulisannya

Jati Uwung-20130319-00663

 

 

Belum jelas juga??

Saya bantuin baca yaa :

PERHATIAN

Tidak ada yang metik buah pepaya Aura !!

 

Hehehe. Dasar anak- anak, mereka selalu punya sesuatu yang bikin kita Amaze.

Note : Biasanya tulisan kakak jauh lebih baik, tapi kali ini dia baru belajar tulisan sambung.

 

SD untuk aura

Sejak naik ke TK B saya sudah mulai cari – cari SD untuk Aura.
Loh masih setahun lagi kok sudah cari-cari??
Soalnya aura anak pertama kami, jadi kami belum punya pengalaman nyekolahin anak ke SD. Kedua, Kami sadar usia sekolah dasar adalah basic pembentukan karakter anak (katanya….).Ketiga, saya termasuk ‘penghuni baru’ tangerang jadi belum tahu reputasi – reputasi SD disini.Keempat ketika lulus nanti aura baru 5 tahun 7 bulan masih jauh dari standar umur masuk SD ( takut ga ktrima dimana2)

Dulu ketika memilih TK, syarat saya lebih simple : lokasi dekat rumah. Karena target saya hanya agar Aura dapat sosialisasi ketemu dengan teman-teman sebayanya. Mahir calistung,saya anggap hanya bonus 😀

Dan kerempongan itu dimulai ! Saya mulai rajin nyatronin SD – SD di sekitar rumah,Ada banyak yang saya survey tapi yang saya tulis bbrp saja yaa :

SDN 6 Tangerang
Letak di Jl. A Yani tangerang,ancer -ancernya sekitar belakang rumah sakit daan mogot.
Ketika kami datang, sekolah sedang libur tapi ada kegiatan potong hewan kurban.
Untuk kategori sekolah ini termasuk keren..karena ruang kelasnya dilengkapi AC 😉
Termasuk rintisan sekolah standart nasional.

Tanya – tanya sama penjaga disana umur minimal masuk 6 tahun. Isu yg saya dengar umur kurang bisa saja masuk di sekolah negeri tapi lewat jalur ‘khusus’.Woops…
Pertimbangan kami :
Ngga mau ah mengawali perjalanan anak kami dengan sesuatu yang tidak baik 🙂

SDIT Tiara Aksara

ada webnya disini http://sdstiaraaksara.wordpress.com
lokasi : dari segi lokasi sekolah ini paling juara karena paling deket dengan rumah kami.
Fisik sekolah : di dalam sekolah ada masjid yang cukup besar, lapangan yang luas,ada mini kolam renang (ternyata untuk TK kolam renangnya).
Ruang kelas SD dilengkapi AC, namun sepertinya kurang perawatan.
Pengajaran :Full Day.Senin – Jum”at( jam 14.00).Sabtu exkul.Sekolah ini membiasakan anak didiknya untuk sholat dhuha sebelum belajar dan dzuhur berjamaah.
Biaya:Ketika saya survey ketok palu untuk biaya tahun ajaran 2013 belum dimulai tapi kisarannya di 2 -2.5 juta dan SPP sekitar 150rb/bulan.
Pertimbangan kami :
Sayangnya tenaga pengajar maupun pihak yayasan tidak dapat memberikan jawaban yang memuaskan tentang goal pengajaran mereka.

SDIT Istiqomah

Lokasi :Jl Mpu Tantular Raya 10-B Curug Tangerang Tangerang Banten
telp :55654286
Ada webnya tapi pada saat tulisannya ini sptnya host sudah habis.
Fisik sekolah : 100% sreg sama fasilitas sekolah ini.Ruang kelas yang bagus (sudah pakai kursi yang sendiri – sendiri, Infocus, ada air galon), lapangan yang luas,kantin sekolah yang relatif bersih.
Pengajaran : Full day.Senin- Jum’at (mulai skitar jam 8.00-jam 14.30)Qiraati dan dhuha pada awal pelajaran.
Biaya : Info yang saya dapat 8.5 juta belum termasuk buku spp 400 -500rb.
Pertimbangan kami :
Sayangnya istiqomah masuk dalam kabupaten padahal SMP yang kami inginkan untuk aura adanya di kota.Letak yang jauh juga jadi pertimbangan utama kami.

SD Islam Plus Al Ijtihad
Lokasi : Gerendeng tangerang ( belakang al Mufti)
Survey kesini pakai pengorbanan niih…karena saya dan aura mengalami kecelakaan motor sepulangnya dari Ijtihad ( motor kami dicium becak.hehe)
Fisik sekolah : Mushola dan lapangan yang cukup luas.
Pengajaran : Senin – Jum’at.dhuha dan dzuhur berjamaah.yang saya suka dari info yg didapat adalah kelas 1-3 hanya terdiri dari 25 orang dengan 2 tenaga pengajar.Kelas 1-3 selepas dzuhur berjamaah langsung pulang jadi anak-anak tidak terlalu lama di sekolah.
Pada saat kami survey tiap kelas yang kami survey terlihat sangat ‘hidup’ pengajaran dua arah dan anak muridnya terlihat bersemangat.
Oh ya kami juga survey cabang sekolah ini di Kotabumi tangerang (lebih luas dan lebih teduh).
Biaya : dari brosur total biaya masuk 4.4 juta ( yg di kotabumi bisa lebih mahal katanya) Spp: 250rb/bulan
Pertimbangan kami:
karena fasilitas campur dengan SMP dan SMK.Sekolah ini tidak disetujui papiko ( crying) takut anaknya digodain anak SMP kali yaa ( tepok jidat)

SDIT Cordova:
Lokasi : cluster alamanda,Jarak tempuh sedang dari rumah kami.Hanya saja jalan utama menuju sekolah ini sangat rawan banjir.Kalau banjir harus memutar lewat jalan tikus perumahan kampung.
Fisik sekolah : tidak terlau suka dengan fisik sekolah ini, karena tidak mempunyai lapangan sendiri.Sepertinya aktivitas gerak memakai lapangan FASUM dan masjid didepan sekolah ini. Syukurnya ruang kelasnya dibuat sangat nyaman(bangku sendiri, Ac yang terawat=dingin,infocus).
Pengajaran : fullday.Senin-Jum’at.Sabtu exskul.Layaknya SDIT qiraati,dhuha dan dzuhur berjamaah menjadi keharusan.
Biaya : untuk ajaran 2013 total 7.5jt spp 335rb
Pertimbangan kami :
Beberapa kali survey ke sekolah ini kami terkesan dengan SDM sekolah ini yang mampu menjawab semua kebawelan kami dengan santun dan memuaskan.
Kelebihan itu akhirnya bisa mengalahkan ketidakpuasan kami tentang ruang gerak di sekolahan ini.
Tgl 26 Januari lalu aura ikut tes masuk dan dinyatakan lulus, akhirnya kami mengucap Bismillah dan menetapkan ini jadi SD untuk aura.

(langsung rogoh kantong dan mecahin celengan.hehe)

Semoga kakak suka dengan sekolah barunya nanti dan betah untuk 6 tahun kedepan.

SEMANGAT KAK ! sesemangat piko dan miko cari duitnya.