KE PUSKESMAS YUUK

Karena batuk yang berkelanjutan hampir sebulan padahal sudah habis 2 botol obat batuk, berarti sudah saatnya aura ke dokter. Pagi tadi ketika sudah di boncengan Pinky hendak bersiap-siap berangkat ke rumah sakit langganan tiba tiba Aura minta untuk berobat ke Puskesmas saja. Apa ? ke Puskesmas…Hmm..Boleh juga. Saya belum pernah memperkenalkan anak-anak ke Puskesmas. Si Mpok yang mendengar permintaan Aura, sempat komentar ‘ngapain ke puskesmas kak? nanti rame antrinya lama, mending ke S..R. As.H saja sambil dia menyebut rumah sakit langganan keluarga kami.

Mumpung Aura yang kepengen, plus penyakitnya tidak terlalu berat, double plus ingin menambah pengalaman anak-anak maka saya memutuskan untuk mencoba mendatangi Puskesmas terdekat dari Rumah kami.

Sesampainya di Puskesmas saya tidak perlu banyak tanya dan bengang bengong lagi…karena di Puskesmas tempat kami sudah banyak rambu-rambu penjelasannya.Segera saja saya menghampiri loket pendaftaran, Oh ya loket pendaftaran dibagi dua. Satu untuk pasien lama, satunya lagi untuk pasien baru dan pasien lama yang tidak membawa kartu berobat.

 

puskesmas jatiuwung

tampak Depan Puskesmas

Alur berobat cukup jelas

pengalaman ke puskesmas

pengalaman ke puskesmas

 

Diloket saya ditanya nama orang yang berobat, umur dan keluhan penyakitnya lalu kami diminta untuk menunggu panggilan dokter(?) disisi samping kanan gedung. Sambil menunggu saya lirik kiri dan lirik kanan mengamati Puskesmas ini. Untuk kualitas kebersihan saya memberikan satu jempol karena Puskesmasnya cukup bersih ( relatif ya ukuran bersihnya Fasum untuk masyarakat menengah bawah) . Didinding bangunan ada tempelan hiasan yang cukup edukatif seperti dibawah ini 

zoom version

Aura sedang mengamati

 

di zoom

Dan ada pojok tanaman obat namun tidak sempat saya ambil gambarnya.

Penasaran karena antrian saat itu tidak sesesak yang saya bayangkan, saya tanya ke ibu-ibu disebelah : ” Bu, ini antriannya tidak terlalu banyak yaaa…?” Si ibu menjawab ” Kalau Sabtu memang sepi kok”..

puskesmas jatiuwung

puskesmas jatiuwung terlihat lengang

Hmm…ok. kalau RS langganan saya hari Sabtu malah berjubel.Berarti kalau puskesmas kebalikannya.

Sekitar 15menit dari mendaftar nama Aura di panggil Ke ruang pemeiksaan. Dalam ruang pemeriksaan berjejer meja periksa, ada 4 meja kalau tidak salah. Aura diminta duduk lalu ditanyakan keluhannya.Saya menjawab batuk lalu tenaga medis tersebut mengambil stetoskop dan mulai memeriksa Aura. Oh ya saya menyebutnya tenaga medis yaa.. karena saya tidak yakin kalau yang memeriksa di Puskesmas tadi dokter atau bukan. Lalu kami diberi resep yang dapat ditebus di apotek yang berada di sisi kiri gedung. Kurang dari sepuluh menit nama Aura sudah dipanggil dan diberikan 3 macam obat: antibiotik, Obat radang dan Obat batuk.

obat

obat

 Obatnya tablet semua.. kalau kaka ngga bisa minum alamat berobat lagi ke rumah sakit niih.

Keluar dari Puskesmas Lapangan sudah penuh tukang jajanan dan anak- anak SMP. Dasar tukang jajan …tergodalah saya.Bukannya langsung pulang.. saya malah membujuk anak-anak sambil setengah memelas. Mam dulu ya kak… laper nih mama belum sarapan. Eh tumben2nan kaka mau diajak nongkrong pinggir jalan. 

 

makan pinggir jalan

makan pinggir jalan

 

Lapangan depan kecamatan di penuhi anak-anak SMP, ternyata lapangan tsbt dipakai demo ekskul oleh salah satu  SMP di dekat situ. Dari announcement yang saya dengar sambil makan ada 14 jenis ekskul yang akan didemokan ke murid2 kelas 7. Keren juga ya sekolah negeri sekarang..

demo ekskul

demo ekskul

Kami sempat nonton 2 ekskul yang di demokan di awal yakni Karawitan dan pencak silat. Aura dan El baru pertama melihat kedua jenis kesenian ini, sedangkan saya……jarang jarang juga sih bisa lihat yang kaya begini.Hee

Jpeg Jpeg 

Bocah dua itu seantusias saya menyaksikannya..

  

Total uang yang saya keluarkan ke Puskesmas hari ini  Rp. 86.500

Laminating kartu berobat Rp.2.500

Mie ayam Banyumas Rp.19.000

Beli Buah-buahan Rp.65.000 ( pepaya  California,duku dan jeruk)

Biaya Berobatnya ? GRATIS.yeayyyy… Indonesia sudah keren euy sekarang minimal fasilitas medis awal seperti puskesmas ini gratis dan bebas pungli ( Saya saksi hidupnya niih).

 

Gratis, Tambah pengalaman dan Gembira karena ternyata kesehatan rakyat Indonesia sudah mulai terjamin.

Another Great Day ! Splendid.

Alhamdulillah.

 

special note :

Gigi aura yang sudah otek copot pas makan mie ayam

ompong lagee

ompong lagee