Kenapa selingkuh ???

Sebenarnya paling takut nulis topik ini. Takut Salah, wong ( Alhamdulillah) belum pernah mengalami. Takut menyinggung perasaan orang (maaf yaa tapi ciyus deh tulisan ini bukan untuk memojokkan pelakunya) dan masih banyak takut-takut yang lainnya.

Tapi gara-gara suatu Subuh di group BBM milik keluarga saya muncul pertanyaan sbb :  “Kenapa sekarang banyak sekali perceraian ? Kira -kira kenapa bercerai?” Mulai lah group itu rame ber tangtong- tangtong. Ada yang menjawab serius lebih banyak lagi jawaban yang konyol. Sampai akhirnya tante saya si pemberi pertanyaan menutup sayembara dengan jawaban : “Karena ada pernikahan ( guuuuubrak!!)”. Nah diantara jawaban tersebut ada tersirat salah satu penyebabnya adalah perselingkuhan. Jadi gatellah saya menulis topik ini ( nyengir lebar)

Jadi kenapa selingkuh ? Ketika yang kau selingkuhi adalah hasil pilihanmu sendiri. Salah pilih ? Hello….bukankah kita harus bertanggung jawab atas keputusan yang telah kita buat.

Tidak bahagia ? Bukankah kebahagiaan bisa diusahakan..bila bisa mengusahakan dengan orang lain tentu akan lebih mulia jika kau mengusahakannya dengan pasanganmu.

Jadi kenapa selingkuh ? Apakah karena iseng ..kebanyakan uang?? ada teman yang cerita bahwa ayahnya selingkuh dan menghambur-hamburkan uang untuk selingkuhannya,  pernahkan berpikir bahwa pintu rizkimu bisa terbuka lebar karena doa pasanganmu ?

Pasangan kasar? tidak menyenangkan? Well selama dia bukan penjahat psikopat pat pat gulipat..saya yakin masih ada sisi baik dari dirinya. Lihat dan bangkitkanlah sisi itu…rayu dia..pancing dia. Yang mau tahu caranya tanya Piko (tarif? negotiable. Jiaaahh dagangin laki) dia berhasil mengeluarkan sisi baik saya diantara segambreng sifat saya yang nyebelin ( menundukkan kepala instropeksi diri). Beneran ngga ada baiknya?? Kalau ini jangan selingkuh..langsung aja minta pisah.. tapi masa sih ngga ada baiknya? Lah dulu maunya karena apanya donk.

Jadi kenapa selingkuh? Bosan? Jenuh? Hubungan yang sudah lama terasa hambar? Pernah ngga terpikir bahwa pasanganmu merasakan hal yang sama?? Kalau dia bisa mempertahankan komitmen denganmu kenapa kamu engga??!

Istri melar ? Udah ngga cantik? Dasteran? Bukankah badannya berubah karena telah melahirkan anak-anakmu. Kerut wajahnya karena ikut memikirkan persoalan- persoalan hidup kalian ( yang ini jawab sambil meratapi nasib…). Apabila tak cukup bagimu melihat anak-anakmu tampil menarik..dan bila tetap ingin dia seperti dulu toh  ini bukan hal yang susah, modalin aja dia ngegym..nyalon dll ( lirik piko).

Tulisan ini saya buat karena saya prihatin, semakin banyak orang disekitar saya yang menunjukkan indikasi kesana. Bukan untuk menilai apalagi menghakimi karena saya yakin itu bukan urusan saya sama sekali. Tulisan ini hanya kumpulan pertanyaan saya tentang penyebab selingkuh, kalau ngga percaya coba deh itung ada berapa tanda tanya yang udah saya tulis ( nyengir lagi). Yang walaupun jawabannya saya ketahui tetap tidak akan pernah bisa saya pahami.

Atau seperti jawaban alm papa saya ketika waktu kecil saya pernah tanya kenapa orang selingkuh (hmmm…aneh ya saya..kecil- kecil udah tertarik ma topik selingkuh). Papa dulu mengumpamakan selingkuh seperti jika kita tiap hari makan nasi dan kadang-kadang pengen makan Roti bukan berarti udah tidak suka sama nasi atau ada yang salah dengan nasinya. What??? Sesimple itukah…Ngga kebayang kalau aku jadi nasinya (garuk-garuk tembok) ngga relaaaaaa.

Atau kaya piko bilang, selingkuh itu bukan hal yang bisa diketahui penyebabnya, dinilai pelakunya, atau diuruscampuri apalagi dijamin ketidakmungkinannya. Karena bisa terjadi pada siapa saja dan kapan saja ( hmm…kamsudnya apa nihh..si pik-pik ngomong gini ..curigation mode : on). Tugas kita cuma berdoa supaya dijauhkan dari hal-hal seperti itu. Kalau terjadi ?? Ya diselesaikan dengan cara yang sebaik-baiknya (pake dengan cara seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya ngga pik?).

So berdoalah saya, semoga kami bisa diberikan ketetapan hati untuk saling menyayangi satu sama lain, menjaga komitmen ijab Qabul. semoga Allah menjauhkan kami dari penggoda-penggoda terlebih dari menjadi penggoda pasangan orang lain. Agar kelak anak- anak kami bisa dengan bangga  berkata “kami anak-anak dari pernikahan yang bahagia”. Aamiin

Jadi, Kenapa selingkuh ??? 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s