cemburu pada adik

Beberapa waktu lalu,saya dan aura menonton sebuah film lama yg judulnya ‘Look who’s talking’ ( kalau tidak salah ).

Cerita filmnya sih biasa saja,genre drama keluarga.Namun yang membuat kami berdua tertarik menonton karena di film ini ada seorang anak balita dan adik bayinya yang digambarkan bisa bercakap – cakap ( ngobrol berdua antara si kakak dengan adiknya).Di film ini si kakak selalu menjahili adiknya serta tidak mau berbagi sehingga si adik seringkali menangis.

nah serunya ketika ada adegan si kakak terlihat sangat sedih dan kesal ketika orang tua mereka kegirangan memeluk dan menciumi adiknya karena bisa berjalan sendiri.Aura langsung saja memberi komentar : ‘ mah, itu pasti kakaknya lagi cemburu deh sama adiknya’.’ Pengen disayang juga sama papa mamanya’.

Komentar saya: ‘kayanya iya ra, mungkin kakaknya begitu karena dia tidak tahu kalau papah mamahnya dulu juga peluk dan cium dia ketika baru bisa jalan”.Emang iya mah? kata aura.’Iyalah kak,semua yg adik dapat pasti kakanya juga sudah lebih dulu dapat kan kakak itu lebih besar”

Film tsbt diakhiri ketika sang kakak bersusah payah menyelamatkan adiknya dari rumah mereka yg terbakar.Ketika sampai di luar rumah, si adik bertanya,”hei knp kamu menyelamatkanku’? Dan dijawab oleh si kakak, ‘karena aku kakakmu sudah tugasku untuk menjagamu lagi pula aku menyayangimu’.

Spontan aura bilang,’ua juga mau jaga el, habis ua sayang el.ga ada yang punya adik ganteng kaya el’ .Hehe sepertinya filmnya ngena nih 🙂 🙂

Eh tapi benar loh cemburu pada adik ini bukan perkara sepele,setidaknya ini yang saya alami.Beda usia yang cukup jauh antara aura dan el bukan berarti menghilangkan masalah cemburu ini.Awal – awal kehadiran el, aura sempat mengalami kemunduran.Dia jadi susah sekolah,beberapa kali mengompol ( padahal dari umur dua tahun kakak sudah tidak mengompol) dan sangat sensitive ( kalau tidak boleh dibilang cengeng).

Saya sempat kecewa dengan kemunduran aura ini karena merasa sudah mempersiapkan aura tentang kedatangan adiknya sbb:

Memberitahu

Ketika mengetahui positive hamil kami langsung memberitahukan kakak bahwa dia akan mempunyai seorang adik.Saya menyebut nama temannya yg sudah terlebih dulu punya adik.Saya sering memintanya untuk Say Hello pada dedenya di perut,mulai dari mengelus, mengajak ngobrol sampai nguping dedenya lagi apa.( present note : kalau boleh saran sebaiknya jangan diberitahukan sejak awal kehamilan.Pengalaman saya,krn  akan terlalu lama menunggu aura jadi berkurang antusiasmenya.Mungkin lebih baik  diberitahukan pada trisemester kedua ketika sudah ada perubahan pada perut ibu )

Pindah Tangan ke Ayah

Karena sadar akan sangat repot mengurus si adik ketika sudah lahir kelak, pelan – pelan saya mulai ‘memindah tangan’kan kakak ke papahnya.Dimulai dari hal sepele seperti buat susu,pilih baju, main bersama.Pokoknya secara bertahap kakak dikondisikan untuk lebih menghabiskan waktu lebih banyak dengan papahnya ( tengkyuh ya pikooooo).

Melibatkan

Walaupun adik belum lahir kami sering melibatkan aura dalam pengambilan keputusan tentang adiknya .Kami biarkan aura yg memilih perlengkapan untuk adiknya ( baju, sepatu dan barang – barang lainnya), kami meminta masukannya tentang nama apa yang akan diberikan kepada adik.Menemani tiap kami kontrol ke SPog,Aura pun ikut menemani proses kelahiran El di rumah sakit,melihat bayi el ketika baru lahir dan masih berlendir.

Menunjukan kasih sayang

Semua orang pasti menyetujui kalau bayi itu menggemaskan.bahkan pada saat mereka tidur pun kita bisa betah berlama- lama memperhatikannya.Kadang kita sering tidak sadar bahwa ada mata yang sedang mengawasi kita saat sedang ‘menikmati’ si adik.

Kami selalu menyadarkan diri untuk mencium si kakak terlebih dahulu sebelum mencium adik.

Mengobrol dengan kakak dahulu ketika pulang kerja sebelum menengok adik.( walaupun terkadang suka kelepasan juga siih).

Bahkan kami menunjukan kasih sayang sedikit lebih besar kepada kakak dengan pertimbangan bahwa adik masih bayi dan tidak aware akan perbedaan ini.

Well, walaupun hal – hal diatas telah dilakukan tetap saja kami mengalami kendala.Tetapi syukur alhamdulillah bukan kendala yang terlalu besar dan hanya sementara.

Berjalan waktu aura semakin menampakkan kebanggaan sebagai kakak.Dia membantu papah dan mamah mengurus el.Mengambil baju, popok, mengajak main sampai mengarang lagu khusus untuk el ( Mudah2an lagunya bisa saya posting disini).

we are so proud of you kak.muaaaah

Iklan

2 pemikiran pada “cemburu pada adik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s