panggilan

masih ( sangat ) ingat…

aura’s first word : ibu

Itu tuh kedengarannya indahhhhhh bgt. Plus dari awal memang pengen banget di panggil ibu :). Berjalan dengan waktu dan dengan bertambahnya kosakata si kakak ternyata dia panggil bapaknya : papah.

O’ooo lah gimana ini kok jadi ibu dan papah?? seharusnya pasangannya kan ibu – bapak atau papah – mamah.

Bertambah pergaulannya (mulai nenangga ) aura mulai panggil ibu – ibu sebelah rumah yg suka culik dia dengan ibu (lah emang mau dipanggil apa lagi?  tetangga saya anaknya sd seumur saya – jadi ketuaan / td pantes rasanya kalau dipanggil tante)

So.. akhirnya saya menyerah, daripada ga matching n rempong ngebedain sama ibu2 tetangga,saya mulai membiasakan diri untuk di panggil mamah.

Berjalan waktu lagi…panggilan kami berubah jadi papap -mamam, singkatnya pap – mam

Berjalan waktu ( hadeeh) tiba – tiba aura suka panggil kami papih – mamih! nah loh bawa panggilan darimana lagi nih si kakak.Merasa aneh ?! karena entah knp saya slalu mengkaitkan panggilan papih – mamih sebagai panggilan yg tidak me”rakyat”.Got the point??

Stiap aura panggil kami papih – mamih , pasti kita plesetin jadi papiko n mamiko.

So be it …jadilah sekarang kami ber miko – piko ria.

Sebenernya kalau ditelusuri perubahan panggilan ini bukan hal baru di keluarga saya.

Dulu sebelum saya lahir kakak- kakak saya panggil ibu ke almh, stelah saya ada n panggil mamah ke ibu kami.otomatis kedua kakak saya tsbt menyesuaikan.

Kemudian kami mulai smp – sma  panggilannya berubah jadi pap – mam.Ini panggilan official loh, panggilan resmi.Yang tidak resminya kami panggil kedua ortu kami emak – babeh.

Emak – babeh ini panggilan akrab alias kalau kami lagi ada maunya.hehe.kalau lagi ngerayu minta ini itu..kalau lagi ngumpul bareng di kamar ortu ( Ya Allah jadi kangen masa- masa itu ).

well ketahuan kan kalau buah tak jatuh jauh dari pohonnya 😛

Kita lihat sampai kapan panggilan ini bertahan..( nulis sambil penasaran nanti El akan panggil kami apa?)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s